Kotbah Minggu 5 Mei 2013

Tema : Roh Kasih Sang Pembimbing
Kisah Para Rasul 15:1-2, 22-29
Kitab Wahyu 21:10-14, 22-23
Yohanes 14:23 – 29
“Roh Kudus akan menyatakan kepadamu segala sesuatu yang telah kukatakan kepadamu”

Kotbah dibuka dengan cerita tentang seorang raja yang mendapat hadiah 2 ekor burung elang. Raja lalu menyuruh pelatih burung elang untuk melatih elang – elang tersebut agar mereka terbang tinggi. Setelah beberapa waktu dilatih, hanya 1 ekor elang saja yang mampu terbang tinggi. Sedangkan yang satu lagi hanya bertengger pada dahan pohon dan melihat elang yang lain terbang tinggi. Raja menjadi bingung, ia menyuruh agar pelatih – pelatih elang berusaha agar elang tersebut mau terbang. Segala macam cara diupayakan namun tidak berhasil. Kemudian sang raja bertanya dan menyuruh seorang petani untuk membuat burung elang itu terbang. Petani itu lalu melihat tempat dimana elang tersebut biasa bertengger. Tidak berapa lama kemudian elang tersebut sudah terbang tinggi. Raja lalu bertanya, apa yang kamu lakukan hingga elang tersebut mau terbang? Sang petani menjawab dengan santai “Sederhana saja raja, saya memotong dahan tempat burung tersebut biasa bertengger”.

Begitu juga dengan manusia. Banyak yang tidak berani “terbang”, hanya diam ditempatnya dan melihat orang lain “terbang sukses”. Banyak manusia tidak berani meninggalkan zona amannya dan menyambut apa yang dunia tawarkan.Terkadang kita memang perlu untuk memotong dahan yang membuat kita nyaman agar kita mampu untuk terbang lebih tinggi lagi. Mungkin ini yang kadang disebut dengan kepepet. Tapi dari pengalaman pribadi saya, khususnya beberapa bulan ini..Dahan tempat saya biasa bertengger telah dipotong..Tuhan memotong dahan tersebut agar saya mau untuk terbang..dan saya mulai belajar terbang, meskipun tertatih – tatih.

Cerita kedua dari pastor adalah pengalaman berjalan – jalan bersama beberapa orang. Diantaranya ada seorang dosen dan seorang penerbit. Dosen ini sudah sejak lama disuruh oleh pastor untuk menulis buku. Tetapi dosen ini tidak percaya diri bahwa dia mampu. Ketika dalam perjalanan itu, dosen tersebut berkenalan dengan penerbit. Setelah ngobrol – ngobrol, penerbit itu mendorong agar dosen tersebut menulis buku. Akhirnya dosen tersebut mau dan mulai menulis buku. Ternyata buku yang ditulis dosen tersebut laris dan dicetak ulang beberapa kali. Setelah itu beberapa buku mulai ditulis oleh dosen tersebut dan selalu laris.

Setiap orang memiliki bakat dan talenta. Ada yang bisa menulis, menyanyi, memainkan alat musik dan sebagainya. Tanggung jawab kita untuk mengembangkan bakat – bakat tersebut untuk kepentingan orang banyak. Kita perlu melatih dan mengembangkan bakat kita dalam terang Roh Kudus. Roh Kudus akan selalu membimbing dan menuntun kita.

Pada akhir kotbah pastor berkata “Hari ini tanggal 5 mei 2013 merupakan hari paling berbahagia karena kita semua memiliki keberanian untuk momotong dahan kenyamanan kita dan mulai terbang tinggi untuk menyambut semua yang ditawarkan dunia dalam bimbingan roh kudus”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: